PENGARUH GUIDED IMAGERY TERHADAP NYERI AKUT PADA PASIEN GASTRITIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS REJOSARI PEKANBARU
Kata Kunci:
Gastritis; Nyeri Akut; Guided ImageryAbstrak
Nyeri akut pada penderita gastritis umumnya terjadi secara tiba-tiba dan berlangsung dalam waktu yang relatif singkat. Nyeri merupakan salah satu manifestasi klinis yang dialami oleh pasien gastritis. Nyeri ini biasanya berlangsung selama beberapa menit hingga kurang dari enam bulan dan umumnya akan berkurang setelah penyebab utamanya ditangani atau sembuh. Nyeri akut adalah nyeri yang timbul secara mendadak sebagai respons terhadap cedera atau kerusakan jaringan. Salah satu terapi yang dapat dilakukan untuk mengurangi nyeri adalah terapi Guided Imagery. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terapi Guided Imagery terhadap nyeri akut pada pasien gastritis di Wilayah Kerja Puskesmas Rejosari Pekanbaru. Desain penelitian ini adalah quasi-eksperimen dengan pendekatan pre-test dan post-test. Penelitian ini menggunakan desain kelompok intervensi. Desain ini dipilih untuk memberikan gambaran mengenai efek perlakuan dalam konteks yang lebih realistis tanpa dilakukan randomisasi. Hasil uji Paired Sample T-Test dan uji Wilcoxon menunjukkan nilai p < 0,001 (< 0,05), sehingga H0 ditolak. Hal ini berarti terdapat penurunan tingkat nyeri sebelum dan sesudah dilakukan terapi Guided Imagery pada pasien gastritis di Wilayah Kerja Puskesmas Rejosari Pekanbaru. Penelitian ini menunjukkan bahwa terapi Guided Imagery memiliki pengaruh yang signifikan dalam menurunkan tingkat nyeri pada pasien gastritis. Hasil analisis statistik menggunakan uji Paired Sample T-Test dan Wilcoxon menunjukkan adanya penurunan tingkat nyeri setelah dilakukan intervensi. Dengan demikian, terapi Guided Imagery dapat menjadi salah satu strategi yang efektif dalam menurunkan tingkat nyeri pada penderita gastritis.



