THE EFFECT OF INFANT MASSAGE ON INFANT WEIGHT GAIN AT MAHANUM CLINIC

Penulis

  • Yaumil Fauziah Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Flora
  • Annisa Namirah Nasutiona
  • Yulia Fatma Nasutiona
  • Novvi Karlinaa

Kata Kunci:

Effect 1; Infant Massage 2; Infant Weight Gain. 3.

Abstrak

Pijat bayi adalah metode pemijatan bayi dengan gerakan lembut dan perlahan di seluruh tubuhnya, termasuk kaki, perut, dada, wajah, tangan, dan punggung. Pijat ini merupakan salah satu bentuk stimulasi. Stimulasi taktil merupakan jenis stimulasi terpenting bagi tumbuh kembang bayi. Indra peraba merupakan indra yang paling berkembang sejak lahir. Pijat bayi juga merupakan salah satu cara paling sederhana untuk meningkatkan kesehatan bayi, yang dapat dilakukan di rumah. Jika tidak ditangani, pijat bayi dapat mengganggu pertumbuhan atau menyebabkan malnutrisi. Salah satu cara untuk mengatasi masalah pertumbuhan adalah melalui terapi pijat. Terapi pijat dapat merangsang saraf vagus, meningkatkan kadar enzim gastrin dan insulin. Peningkatan kadar kedua enzim ini meningkatkan penyerapan nutrisi, membuat bayi lebih cepat merasa lapar, dan meningkatkan nafsu makan, yang pada akhirnya menyebabkan kenaikan berat badan.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pijat bayi terhadap kenaikan berat badan bayi. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimen dengan rancangan one-group pretest-posttest. Penelitian dilakukan di Klinik Mahanum. Sampel terdiri dari 20 bayi berusia 6 hingga 24 bulan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata berat badan bayi sebelum pijat adalah 4,00 kg dengan simpangan baku 0,75, dan rata-rata berat badan bayi setelah pijat adalah 5,80 kg dengan simpangan baku 0,78.
Hasil uji statistik menunjukkan nilai p sebesar 0,001 (p < 0,05), yang menunjukkan peningkatan berat badan bayi yang signifikan setelah pijat.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Diterbitkan

2026-02-25