Faktor Yang Memengaruhi Perilaku Perawat Dalam Pemilahan Limbah Infeksius Dan Non Infeksius
Di Ruang Rawat Inap Kelas 3 Rumah Sakit Umum Haji Medan
PDF

Kata Kunci

Perilaku
Pemilihan Limbah Medis Infeksius
Perawat

Cara Mengutip

Faktor Yang Memengaruhi Perilaku Perawat Dalam Pemilahan Limbah Infeksius Dan Non Infeksius
Di Ruang Rawat Inap Kelas 3 Rumah Sakit Umum Haji Medan . (2020). HEALTH CARE: JURNAL KESEHATAN, 9(2), 100-106. https://doi.org/10.36763/healthcare.v9i2.86

Abstrak

Limbah medis rumah sakit bersifat infeksius dan berbahaya yang harus dikelola sesuai standar operasional prosedur supaya tidak menimbulkan gangguan kesehatan dan pencemaran lingkungan. Rata-rata jumlah limbah medis di RSU Haji Medan per bulan 1.165 kg dan ruang rawap inap terbanyak penghasilan limbah adalah kelas III. Perawat melakukan pemilahan limbah medis infeksius dan non infeksius belum sesuai ketentuan diduga disebabakan faktor pemahaman, sikap, keterbatasan fasilitas dan informasi serta belum ada penerapan sanksi yang tegas. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis faktor yang memengaruhi perilaku perawat dalam pemilahan limbah infeksius dan non infeksius. Penelitian survei analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi sebanyak 59 perawat ruang rawap inap kelas III dan seluruhnya dijadikan sampel penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data dianalisis dianalisis secara univariat, bivariat dan multivariat menggunakan uji regresi logistik berganda pada taraf kemaknaan 95%. Faktor pengetahuan perawat (0,019), sikap (0,035), ketersediaan fasilitas (0,038), ketersediaan informasi (0,033), dan kebijakan (0,011) berpengaruh terhadap perilaku dalam pemilahan limbah infeksius dan non infeksius karena lebih kecil dari 0,05, serta faktor pendidikan (0,943) dan lama bekerja (0,256) tidak berpengaruh. Variabel kebijakan sebagai dominan yang memengaruhi dengan nilai Exp (B) 19,040.

PDF