Abstrak
ABSTRAK
Meningkatnya jumlah lansia menimbulkan berbagai permasalahan yang kompleks bagi lansia itu sendiri maupun bagi keluarga dan masyarakat. Secara alamiah proses menjadi tua mengakibatkan lansia mengalami perubahan fisik dan mental, dan mempengaruhi kondisi ekonomi dan sosialnya. Salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan lansia adalah melalui program posyandu lansia. Pada tahun 2023, cakupan pelayanan kesehatan usia lanjut di wilayah kerja Puskesmas Celikah sebesar 78%, angka cakupan ini mengalami penurunan dari capaian tahun sebelumnya yakni pada tahun 2022 sebesar 80%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap, jarak/akses, dukungan keluarga, dan dukungan kader dengan keaktifan lansia pada pelaksanaan Posyandu lansia di wilayah kerja Puskesmas Celikah. Dilaksanakan pada bulan April- Mei 2024. Penelitian ini kuantitatif dengan desain cross sectional, populasi penelitian ini adalah seluruh lanjut usia berusia 60 tahun keatas diwilayah kerja Puskesmas Celikah. Pengumpulan dan pengambilan data menggunakan kuesioner. Hasil analisis uji statistik mengunakan uji statistik Chi-Square dan regresi logistic dimana hasilnya menunjukkan ada hubungan bermakna (p value < 0,05) untuk variabel pengetahuan (0,018), sikap (0,003), jarak/akses (0,002), dukungan keluarga (0,005), dan dukungan kader (0,010) dengan keaktifan lansia pada pelaksanaan posyandu lansia. Disarankan untuk petugas kesehatan dapat melaksanakan posyandu lansia lebih baik lagi dan membuat beberapa kegiatan yang dapat menarik minat lansia untuk berkunjung ke posyandu.