Pengaruh Ekonomi Keluarga Terhadap Emisi Gas Rumah Kaca Sektor Limbah Di Kota Medan
pdf

Kata Kunci

Pendapatan, pengeluaran, emisi GRK, limbah

Cara Mengutip

Pengaruh Ekonomi Keluarga Terhadap Emisi Gas Rumah Kaca Sektor Limbah Di Kota Medan. (2024). HEALTH CARE: JURNAL KESEHATAN, 13(1), 74-80. https://doi.org/10.36763/healthcare.v13i1.455

Abstrak

Suhu permukaan bumi telah meningkat sebesar 1,5°C. Salah satu penyebab kenaikan suhu global adalah gas rumah kaca. Secara Nasional emisi sektor limbah (54,4%) lebih banyak yang dihasilkan rumah tangga dibandingkan industri. Kota Medan merupakan kota terbesar nomor 4 di Indonesia dengan kepadatan penduduk sebesar 9.283 jiwa per km2 dan kepadatan penduduk memiliki korelasi positif terhadap timbulan sampah dimana timbulan sampah merupakan salah satu sektor sumber emisi GRK. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengenalisis pengaruh ekonomi keluarga (pendapatan dan pengeluaran keluarga) terhadap emisi GRK sektor limbah pada rumah tangga di Kota Medan Populasi terdiri dari 523.097 rumah tangga, dengan jumlah sampel 270 rumah. Tujuh kecamatan terpilih adalah Medan Deli, Medan Helvetia, Medan Marelan, Medan Denai, Medan Johor, Medan Amplas, dan Medan Tembung. Kriteria inklusi adalah rumah tangga yang tidak memiliki usaha atau kegiatan pertanian/peternakan. Metode pengambilan sampel dengan incidental sampling. Total pendapatan keluarga di Kota Medan paling kecil adalah Rp 1.000.000 dan paling tinggi sebesar Rp 25.000.000. Total pengeluaran keluarga paling kecil adalah Rp 1.000.000 dan paling tinggi sebesar Rp 15.000.000. Ada pengaruh pendapatan terhadap emisi GRK sektor limbah pada rumah tangga di Kota Medan (Sig.2 tailed < 0,05). Kekuatan hubungan pendaptan dengan emisi GRK sektor limbah adalah lemah dengan arah hubungan tidak searah. Begitu juga dengan pengaruh pendapatan terhadap emisi GRK sekor limbah pada rumah tangga di Kota Medan.

 

pdf