Abstrak
Sanitasi lingkungan adalah suatu konsep penting dalam Islam yang mengajarkan untuk menjaga kebersihan dan kesehatan, karena kebersihan sebagian dari pada iman. sanitasi juga mengacu kepada pemeliharaan kondisi higienis melalui upaya penyediaan sarana dan pelayanan pembuangan limbah kotoran manusia seperti urine dan faeces. Buruknya kondisi sanitasi akan berdampak negatif di banyak aspek kehidupan, mulai dari turunnya kualiatas lingkungan hidup masyarakat, tercemarnya sumber air minum bagi masyarakat, meningkatnya jumlah kejadian diare dan munculnya beberapa penyakit. Pada wilayah kerjaPuskesmas Lumpatan penduduk masih banyak yang belum memiliki jamban sehat sendiri di rumah serta masih melakukanaktifitas BAB di sungai menggunakan jamban bong. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui kepemilikan jamban sehat di wilayah kerja Puskesmas Lumpatan dengan menggunakan metode cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Lumpatan Kabupaten Musi Banyuasin. Populasilam penelitian ini adalah 11.141 responden. Sampel penelitian berjumlah 99 responden, pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling. Hasil penelitian ditemukan bahwa responden yang tidak memiliki jamban sehat sebanyak 71 responden (71,7%). Sedangkan hasil analisis bivariat ditemukan: terdapatnya hubungan pendapatan (nilai p 0,008), pendidikan (nilai p 0,008), pekerjaan (nilai p 0,000) dengan kepemilikan jamban sehat.