Abstrak
Salah satu tanda bahwa bayi sehat adalah bayi yang mengalami pertumbuhan sesuai dengan usianya. Pertumbuhan lebih ditekankan pada pertambahan ukuran fisiknya, yaitu menjadi lebih besar atau lebih matang bentuknya, seperti pertambahan ukuran berat, tinggi badan, dan lingkar kepala. Oleh karena itu bayi baru lahir membutuhkan perawaan yang optimal untuk kelangsungan hidup kedepannya. Tujuan Penelitian Mengetahui Hubungan Usia dan Paritas Ibu Hamil Trimester III Dengan Tingkat Pengetahuan Perawatan Bayi Baru Lahir di Puskesmas Baamang I Tahun 2022. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Yang dilakukan di Puskesmas Baamang I Sampit pada bulan Juni 2022 dengan jumlah sampel 31 orang yang menggunakan teknikAccidental sampling dari data sekunder dan primer.variabel bebas dan variabel terikat. Hasil Penelitian menunjukan Fakor usia ibu hamil yaitu 20-35 tahun sebanyak 18 orang (58 %) dan usia ibu hamil >35 tahun sebanyak 6 orang ( 19%), paritas ibu hamil primipara dan multipara yang masing-masing mencakup sebanyak 14 orang (45 %) dan paritas ibu hamil grande multipara sebanyak 3 orang (10%), tingkat pengetahuan ibu dengan pengetahuan cukup sebanyak 15 orang (48 %) dan tingkat pengetahuan ibu hamil dengan pengetahuan baik sebanyak 4 orang (13%), usia dengan Tingkat Pengetahuan ibu hamil ibu hamil berusia 20-35 tahun dengan pengetahuan cukup sebanyak 9 orang (29%), ibu hamil berusia>35 tahun dengan pengetahuan baik dan cukup sebanyak 1 orang (3,2 %), paritas dengan Tingkat Pengetahuan ibu hamil primipara dan multipara dengan pengetahuan kurang dan cukup sebanyak 8 orang (25,8%), sedangkan minoritas ibu hamil primipara dan grande multipara dengan pengetahuan baik sebanyak 1 orang (3,2 %). Hasil analisis terdapat hubungan antara usia dengan tingkat pengetahuan ibu hamil trimester III tentang perawatan pada bayi baru lahir di Puskesmas Baamang I Tahun 2022 dan ada hubungan paritas dengan tingkat pengetahuan ibu hamil trimester III tentang perawatan pada bayi baru lahir di Puskesmas Baamang I Tahun 2022.