Abstrak
Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) disebabkan oleh virus dengue yang dibawa nyamuk aedes aegepty, merupakan masalah kesehatan masyarakat yang terjadi setiap tahun dan berdampak pada kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Manajemen pengendalian DBD berperan penting dalam kewaspadaan dini dan pencegahan terjadinya komplikasi. Prevalensi DBD di Kabupaten Kampar pada tahun 2020 sebanyak 271 kasus. Tujuan penelitian adalah melakukan analisis manajemen pengendalian penyakit DBD di Puskesmas Siak Hulu 1 Kabupaten Kampar. Jenis penelitian adalah kualitatif analitik. Informan berjumlah 5 orang.. Instrumen terdiri dari pedoman wawancara, lembar observasi dan dokumen terkait, analisis dilakukan secara triangulasi sumber, metode dan data. Hasil penelitian menunjukkan variabel perencanaan dalam manajemen pengendalian penyakit DBD dilaksanakan dengan baik terlihat pada rencana kegiatan, SDM, sarana dan prasarana dan pendanaan yang mendukung pelaksanaan manajemen pengendalian penyakit DBD. Variabel pelaksanaan seperti fogging, PSN, penyuluhan, Penyelidikan Epidemiologi, sudah terlaksana sesuai Standar Operasional Prosedur. Variabel evaluasi menunjukkan program dilaksanakan sesuai dengan rencana yang disusun, melalui kerjasama yang baik dan dilaporkan rutin ke dinas kesehatan.