Abstrak
Kehamilan merupakan suatu kejadian yang dapat menimbulkan stress. Perubahan hormonal yang seketika dapat memicu terjadinya depresi biokimia pada ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran gejala depresi pada ibu hamil. Penelitian ini deskriptif kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakakan purposive sampling dengan total sampel 97 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner Edinburgh Postpartum/ Perinatal Depression Scale (EPDS). Hasil penelitian dengan 97 responden didapatkan gambaran ibu yang mengalami kejadian gejala depresi selama hamil berjumlah 17 responden (17,5%) dan gejala depresi yang dirasakan ibu hamil pada penelitian ini dengan mayoritas ibu sering merasa tidak senang sehingga sulit ntuk tidur 9 responden (52,9%), sering ibu merasa khawatir atau berdebar-debar tanpa alasan 9 responden (52,9%), kadang-kadang ibu menyalahkan diri sendiri jika ada sesuatu yang tidak berjalan dengan baik 8 responden (47,1%) dan ibu jarang measa sedih atau susah 8 responden (47,1%) serta ibu tidak pernah berpikiran untuk mencelakai diri sendiri 17 responden (100%). Selama kehamilan ibu dapat mengalami gejala depresi, selama kehamilan penting untuk dilakukan skrining untuk mencegah terjadinya depresi yang akan berdampak yang merugikan bagi ibu dan janin apabila tidak ditangani.