Abstrak
Latar Belakang : Anak dengan temper tantrum akan menunjukkan reaksi yang diluar kendali anak seperti menjerit, berguling dan berteriak sehingga timbul dampak perkembangan intelektual dan sosial anak kurang seimbang dan anak menjadikan tantrum sebagai senjata agar keinginannya terpenuhi. Kurangnya pengetahuan ibu dalam menangani anak temper tantrum berdampak buruk pada anak sehingga dibutuhkan pengetahuan mengenai penanganan temper tantrum. Edukasi menggunakan booklet dan audiovisual efektif dalam meningkatkan pengetahuan karena menarik, tidak membosankan, mudah dibawa kemana-mana. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perbedaan edukasi menggunakan media booklet dan audiovisual terhadap pengetahuan ibu tentang penanganan anak dengan temper tantrum. Metode dan jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain quasi experiment pre test and post test nonequivalent control group, teknik sampel purposive sampling dengan sampel 36 orang tua. Instrumen yang digunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji t-test independent. Hasil mean sebelum diberikan pendidikan kesehatan dengan media booklet adalah 13,83 ± 1,465 dan setelah 17,28 ± 1,320. Hasil mean sebelum diberikan pendidikan kesehatan dengan media audiovisual 13,67 ± 2,114 dan setelah 17,72 ± 1,708. Hasil uji Paired test media booklet dengan p-value 0,000 dan untuk media audiovisual dengan p-value 0,000 sedangkan Hasil p-value uji independent t-test adalah 0,524. Tidak ada perbedaan edukasi menggunakan media booklet dan audiovisual terhadap pengetahuan ibu tentang penanganan anak dengan temper tantrum.
Kata Kunci : Audiovisual, Booklet, Temper tantrum