Abstrak
Abstrak
Kegiatan pemanen memiliki resiko terjadinya kecelakaan kerja disebabkan karena pekerja tidak mematuhui penggunaan sarana dan prasana yang digunakan saat melakukan aktivitas saat bekerja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian kecelakaan kerja pada pekerja pemanen kelapa di Parit I Kelurahan Sungai Salak. Penelitian ini merupakan penelitian Kuantitatif dengan menggunakan desain peneltitian korelasi yang menggunakan pendekatan Cross Sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh Pekerja Pemanen Kelapa di Parit 1 Kelurahan Sungai Salak, Kecamatan Tempuling, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau yaitu berjumlah 42 Responden. Data di peroleh dianalisis secara univariate dan bivariate. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa didapatkan bahwa 23 responden (64,3%) yang mengalami kecelakaan kerja, berdasarkan usia sebanyak 24 Responden (57,1%) memiliki umur beresiko 34 tahun, berdasarkan masa kerja didapatkan bahwa 26 responden (61,9%) pekerja yang beresiko ≤ 6 tahun, berpendidikan SMA yaitu 16 Responden (38,1%). tidak menggunakan alat pelindung diri saat bekerja yaitu 37 responden (88,1%). Didapatkan hasil tiga faktor yang tidak memiliki pengaruh diantaranya usia didapatkan P value 0,347 > α 0,05, faktor masa kerja didapatkan nilai P value 0,746 > α 0,05, faktor pemakaian alat pelindung diri nilai P value 1,000 > α 0,05 yang artinya tidak ada hubungan faktor pemakian alat pelindung diri dengan kejadian kecelakaan kerja.
Kata Kunci: Kejadian Kecelakaan Kerja, Pemanen Kelapa