Abstrak
Pendahuluan: Bendungan ASI adalah keadaan dimana terjadi pembengkakan payudara akibat penumpukan ASI akibat penyempitan ductus laktiferus yang menyebabkan terhambatnya pengeluaran ASI. Kondisi ini jika tidak segera diberi tindakan yang benar, dapat menjadi komplikasi lebih lanjut seperti abses dan mastitis payudara. Untuk itu diperlukan upaya yang tepat untuk mengatasi bendungan ASI yang dapat dilakukan oleh ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gambaran insiden dan upaya yang dilakukan ibu mengatasinya bendungan ASI. Metode: Desain penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif. Data yang dikumpulkan menggunakan lembar observasi yang terdiri dari lembar observasi tentang gambaran insiden bendungan ASI dan upaya yang dilakukan ibu untuk mengatasinya. Dengan 69 responden yang merupakan ibu menyusui dengan anak usia 0-10 bulan di Puskesmas Rawat Inap Sidomulyo Pekanbaru. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif sederhana dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Hasil: Hasil dari penelitian ini menunjukan 54 responden (78,3%) pernah mengalami bendungan ASI dan upaya yang paling banyak dilakukan ibu dalam mengatasi bendungan ASI adalah pompa ASI sebanyak 27 responden (39,1%). Kesimpulan: Secara keseluruhan disimpulkan bahwa ibu menyusui dengan usia anak 0-10 bulan di Puskesmas Rawat Inap Sidomulyo Pekanbaru Pernah mengalami bendungan ASI dan upaya yang dilakukan untuk mengatasinya adalah pompa ASI. Peneliian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam ilmu keperawatan tentang gambaran insiden bendungan ASI dan upaya yang dapat dilakukan ibu untuk mengatasinya.