Abstrak
Hipertensi menjadi penyebab kematian dengan angka 23,7% dari total 1,7 juta kematian di Indonesia. Pencegahan hipertensi bisa diatasi dengan pengobatan Non Farmakologis yang salah satunya menggunakan Black garlic. Black garlic adalah produk bawang putih yang telah difermentasikan dalam jangka waktu tertentu pada suhu dan kelembapan tinggi. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif yang menggunakan desain Quasy Eksperimen dengan pendekatan one group pretest- postest. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Simpang Tiga Pekanbaru. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pasien hipertensi diwilayah kerja Puskesmas Simpang Tiga Pekanbaru sebanyak 3.303 kasus. Pengambilan sampel menggunakan metode Accidental sampling sebanyak 15 orang penderita hipertensi. Hasil penelitian di dapatkan rata-rata tekanan darah responden setelah mengkonsumsi black garlic turun, yang bisa dilihat dari nilai mean pretest dan posttest sistolik yaitu 152,40 turun menjadi 129,66, dan nilai mean pretest dan posttest diastolik juga turun yaitu dari 95,00 menjadi 82,46 dan nilai P-value 0,000. Black garlic efektif terhadap penurunan tekanan darah (sistolik dan diastolik) sebelum dan sesudah diberikan intervensi.