Abstrak
Pemberian ASI Eksklusif merupakan salah satu program pembangunan secara global, Tercapainya target pemerintah Indonesia tentang ASI eksklusif berarti ikut membantu dunia dalam menyukseskan tujuan dari SDGs. Tujuan yang paling erat kaitannya dengan ASI eksklusif adalah tujuan SDGs nomor dua yaitu tentang kelaparan. ketidakberhasilan ASI Eksklusif dipengaruhi oleh berbagai faktor salah satunya dengan kosumsi susu formula. Maraknya iklan susu formula menyebabkan banyak ibu beranggapan bahwa susu formula bukan sekedar makanan, tetapi juga sebagai obat bagi anak. Hal ini diyakini oleh para ibu yang mempunyai pengetahuan kurang tentang ASI yang beranggapan bahwa susu formula lebih baik dari pada ASI karena bersifat praktis dan kandungan zat gizi penting yang tertera pada iklan susu formula. Tujuan dalam penelitian untuk mengidentifikasi keterpaparan promosi susu formula terhadap pemberian ASI Ekkslusif. Desain penelitian ini adalah survei analitik dengan pendekatan Cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah 159 ibu yang bayinya berumur 6-12 bulan di wilayah kerja Puskesmas Sleman. Hasil Uji statistic analisis bivariat tingkat pendidikan p-value 0.808, status pekerjaan p-value 0,001 dan keterpaparan promosi susu formula p-value 0.813.